PELATIHAN PENYELIA HALAL DAN SERTIFIKASI |
Menjadi Juru Sembelih Halal (JULEHA) Profesional & Kompeten
Kuasai teknik penyembelihan hewan yang syar'i, higienis, aman, dan legal sesuai Kepmenaker SKKNI No. 147 Tahun 2022.
Pastikan daging yang dikonsumsi masyarakat terjamin kehalalannya dari hulu
Apa itu Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA)?
Pelatihan JULEHA adalah program pendidikan bimbingan teknis profesional terstandardisasi nasional yang dirancang khusus untuk membekali para juru sembelih dengan kompetensi syar'i dan keahlian sains medis-veteriner.
Pelatihan ini mengacu penuh pada SKKNI Nomor 147 Tahun 2022. Tujuannya adalah mencetak tenaga kerja yang mampu mengeksekusi penyembelihan hewan secara higienis, aman, minim stres, serta 100% sah secara rukun hukum Islam demi menjamin produk hilir makanan yang halalan thayyiban
Mengapa Sertifikasi Juleha Sangat Krusial Saat Ini?
Risiko Daging Menjadi Bangkai
Penyembelihan yang tidak memutus 3 saluran utama (vena jugularis, arteri karotis, trakea, dan esofagus) secara sempurna menyebabkan hewan tersiksa dan status dagingnya haram (bangkai)
Kewajiban UU No. 33 Tahun 2014
Regulasi Jaminan Produk Halal (JPH) menegaskan RPH (Rumah Pemotongan Hewan) dan pelaku usaha makanan berbasis daging wajib mempekerjakan Juru Sembelih Halal tersertifikasi resmi.
Cacat Prinsip Penyembelihan
Proses perlakuan pra-penyembelihan yang kasar menyebabkan stres pada hewan. Hal ini selain melanggar syariat Islam, juga menurunkan kualitas mutu daging secara drastis.
Tugas Utama & Tanggung Jawab JULEHA
Menjaga Kepatuhan Hukum Syariat Islam
Memastikan niat ikhlas, membaca basmalah secara lisan, memosisikan hewan menghadap kiblat, dan memotong saluran makanan, pernapasan, serta pembuluh darah sekali sayatan.
Menerapkan Kesejahteraan Hewan
Menangani proses penggiringan, perebatan (restraining), hingga penempatan posisi potong secara ihsan tanpa kekerasan fisik yang memicu trauma atau stres pada hewan.
Validasi Kematian Klinis Sempurna
Validasi Kematian Klinis Sempurna Bertanggung jawab penuh memeriksa tanda vital pasca-sembelih (refleks mata, gerakan kuku, berhentinya darah) untuk memastikan hewan benar-benar mati sebelum dikuliti.

Peran Vital & Kompetensi Kritis Seorang JULEHA
Berdasarkan SKKNI, seorang juru sembelih dilatih untuk memiliki ketelitian dan objektivitas yang tinggi pada aspek-aspek berikut:
Ketelitian Memeriksa Kesiapan Alat
Memastikan ketajaman bilah pisau minimal sanggup menyayat kertas dengan halus demi mencegah rasa sakit berlebih pada hewan.
Kecermatan Menentukan Status Kematian Klinis
Mampu memeriksa reflek mata, reflek kuku, dan berhentinya pancaran darah untuk validasi kematian sebelum proses pengulitan dilakukan.
Objektifitas Analisis Kematian Sempurna
Menjamin hewan telah mati secara utuh akibat penyembelihan, bukan karena faktor cedera lain atau mati sebelum dipotong
Kurikulum Pelatihan Berbasis SKKNI 2022-147
Materi komprehensif yang disusun ketat mengikuti unit kompetensi nasional untuk menjamin daya saing profesi Anda
Penerapan Syariat Islam & K3
Kepatuhan rukun penyembelihan, membaca basmalah, menghadap kiblat, serta implementasi APD keselamatan kerja di RPH.
Penyiapan Peralatan & Kondisi Hewan
Pemilihan jenis pisau, teknik mengasah (honing/stropping), perlakuan (handling), serta metode merobohkan hewan yang aman.
Higiene Sanitasi & Biosekuriti
Menjaga kebersihan area pemotongan, sterilisasi alat, mencegah kontaminasi silang najis maupun kuman penyakit (zoonosis)
Teknik Penyembelihan & Cek Kematian
Eksekusi sekali sayatan tanpa mengangkat pisau, anatomi leher hewan, dan penentuan status kematian klinis organ tubuh.
Target Peserta Pelatihan
Jagal Mandiri & Petugas RPH / RPU
Takmir Masjid & Panitia Qurban Kewilayahan
Pelaku Usaha Kuliner & Supplier Daging
Masyarakat Umum yang Ingin Berkompetensi Halal
Fasilitas Peserta
Modul Pelatihan & Kumpulan Regulasi JPH
Bonus Pisau Sembelih Standar ASOHI/Juleha
Sertifikat Pelatihan dari Pusat Pelatihan Halal
Makan Siang, Coffee Break, & Kaos Resmi Juleha
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah ada persyaratan khusus fisik untuk mengikuti pelatihan ini?
Peserta diharapkan sehat jasmani dan rohani, tidak memiliki fobia terhadap darah hewan, serta beragama Islam (karena syarat mutlak keabsahan syariat penyembelihan
Bagaimana jika saya belum pernah menyembelih hewan besar sama sekali?
Tidak perlu khawatir. Kurikulum dirancang dari dasar, dimulai dari pengenalan pisau, pemosisian simpul tali roboh, hingga demonstrasi penanganan mandiri di bawah supervisi instruktur ahli
Apakah sertifikat yang didapatkan diakui secara nasional?
Ya, sertifikasi pelatihan diterbitkan oleh Pusat Pelatihan Halal dengan skema uji mengacu penuh pada SKKNI No 147 Tahun 2022 yang sah diakui oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan BNSP