Apa Itu Penyelia Halal? Pengertian, Peran, dan Tugasnya

apa itu penyelia halal

Penyelia halal adalah personel di dalam perusahaan yang bertugas mengawasi pelaksanaan Proses Produk Halal (PPH) agar sesuai ketentuan jaminan produk halal yang dikelola BPJPH.

Kami menyelenggarakan pelatihan penyelia halal dan mendampingi peserta dari berbagai jenis usaha. Panduan ini kami susun dengan mengacu pada UU Jaminan Produk Halal dan ketentuan resmi terbaru.

Artikel ini membahas pengertian, peran, siapa yang membutuhkan, dan perbedaannya dengan auditor halal.

Apa Itu Penyelia Halal? Pengertian Singkatnya

Penyelia halal adalah orang yang ditunjuk perusahaan untuk mengawasi proses produk halal di usahanya. Ia memastikan bahan, proses produksi, dan prosedur tetap sesuai ketentuan jaminan produk halal. Posisinya ada di dalam perusahaan pelaku usaha.

Beberapa istilah yang sering muncul:

  • BPJPH: Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, lembaga yang menyelenggarakan jaminan produk halal di Indonesia.
  • SJPH: Sistem Jaminan Produk Halal, yaitu sistem yang dijalankan perusahaan untuk menjaga konsistensi kehalalan produk.
  • LPH: Lembaga Pemeriksa Halal, tempat auditor halal bekerja.

Informasi regulasi lengkap bisa dicek langsung disitus resmi BPJPH.

Apa Peran Penyelia Halal dalam Proses Sertifikasi Halal?

Peran utama penyelia halal adalah menjadi penjaga konsistensi halal di dalam perusahaan, dari pengajuan sertifikasi sampai produk beredar. Secara garis besar, perannya meliputi:

  1. Mengawasi proses produk halal di setiap tahap produksi.
  2. Memastikan bahan yang dipakai sesuai daftar bahan yang sudah disetujui.
  3. Menjaga penerapan SJPH di perusahaan.
  4. Menjadi penghubung dengan pihak terkait, seperti pendamping proses produk halal dan auditor.
  5. Melaporkan dan menindaklanjuti ketidaksesuaian di lapangan.

Rinciannya dibahas pada rincian tugas dan tanggung jawab penyelia halal. Dengan begitu, pembaca bisa melihat gambaran peran ini sebelum masuk ke detail teknis.

Siapa yang Butuh Penyelia Halal?

Penyelia halal dibutuhkan oleh pelaku usaha yang mengajukan sertifikasi halal untuk produknya. Kebutuhan ini berlaku bagi usaha kecil sampai industri besar, dengan penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku.

Beberapa contoh usaha yang umumnya bersinggungan dengan peran ini:

  • UMKM pangan, seperti produsen keripik, bakery, atau minuman kemasan.
  • Usaha katering dan dapur produksi.
  • Industri pengolahan pangan skala menengah dan besar (seperti Dapur MBG).

Penyelia halal UMKM biasanya dirangkap oleh pemilik atau karyawan kunci. Di industri yang lebih besar, perannya lebih terstruktur.

Apa Bedanya Penyelia Halal dan Auditor Halal?

Perbedaan penyelia halal dan auditor halal terletak pada posisinya. Penyelia halal bekerja di dalam perusahaan untuk menjaga konsistensi proses. Auditor halal bekerja di LPH untuk memeriksa kehalalan produk.

Aspek Penyelia Halal Auditor Halal
Tempat bekerja Perusahaan pelaku usaha Lembaga Pemeriksa Halal (LPH)
Fokus tugas Mengawasi proses produk halal Memeriksa dan menguji kehalalan produk
Kapan dibutuhkan Selama proses dan setelah sertifikasi Saat pemeriksaan produk
Sudut pandang Pengawasan internal Pemeriksaan eksternal

Siapa yang Cocok Menjadi Penyelia Halal?

Orang yang cocok menjadi penyelia halal umumnya paham alur produksi di tempatnya bekerja dan teliti terhadap bahan. Latar belakang bisa beragam, mulai dari pemilik usaha, staf produksi, staf QA, hingga calon tenaga profesional di bidang halal.

Ketentuan resmi mengenai persyaratannya bisa di lihat pada persyaratan menjadi penyelia halal. Jika ingin belajar secara terstruktur, Anda bisa mengikutipelatihan penyelia halal kami.

Perlu dibedakan agar tidak keliru:

  • Sertifikat pelatihan diterbitkan lembaga pelatihan sebagai bukti mengikuti pelatihan.
  • Sertifikat halal produk diterbitkan melalui proses resmi sertifikasi halal.
  • Sertifikasi kompetensi mengikuti ketentuan lembaga yang berwenang dari LSP.

Ketiganya tidak sama dan tidak saling menggantikan.

Penyelia halal adalah penjaga konsistensi halal di dalam usaha. Jika ingin memahami perannya secara lebih terstruktur, lihat informasipelatihan penyelia halal di website kami atau langsung hubungi via WA.


FAQ Seputar Penyelia Halal

Apakah penyelia halal sama dengan auditor halal?

Tidak. Penyelia halal bekerja di dalam perusahaan untuk mengawasi proses produk halal. Auditor halal bekerja di LPH untuk memeriksa produk. Keduanya punya fungsi berbeda dalam proses sertifikasi.

Apakah UMKM wajib punya penyelia halal?

Ketentuannya mengikuti aturan sertifikasi halal yang berlaku, termasuk skema untuk usaha kecil. Cek ketentuan terbaru di BPJPH sebelum menentukan langkah.

Apakah penyelia halal harus karyawan internal perusahaan?

Secara umum, penyelia halal adalah personel perusahaan pelaku usaha. Detail ketentuan penunjukan perlu dicek ke regulasi resmi terbaru.

Apa saja yang dipelajari di pelatihan penyelia halal?

Umumnya mencakup dasar jaminan produk halal, penerapan SJPH, dan pengawasan proses produk halal. Materi lengkap kami bisa dilihat pada halaman Pelatihan Penyelia Halal.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *