Tugas dan Tanggung Jawab Penyelia Halal di Perusahaan

Penyelia halal mengawasi proses produksi makanan, ilustrasi tugas dan tanggung jawab penyelia halal

Tugas dan tanggung jawab penyelia halal berpusat pada satu hal: memastikan proses produk halal (PPH) berjalan konsisten di perusahaan, dari bahan, produksi, sampai pencatatan.

Panduan ini mengacu pada UU Jaminan Produk Halal dan ketentuan BPJPH, serta disusun dari pengalaman kami menyelenggarakan pelatihan dan mendampingi peserta.

Pelaku UMKM, HRD, maupun calon penyelia bisa memakainya sebagai gambaran kerja sehari-hari.

Apa Saja Tugas Penyelia Halal?

Tugas utama penyelia halal adalah mengawasi PPH di perusahaan, menentukan tindakan perbaikan bila ada penyimpangan, mengoordinasikan pelaksanaannya, dan mendampingi auditor halal dari LPH saat pemeriksaan. Istilah PPH berarti rangkaian kegiatan menjaga kehalalan produk dari hulu ke hilir.

Untuk pemahaman dasar tentang profesinya, baca jugapengertian penyelia halal. Secara praktis, uraian tugas penyelia halal mencakup:

  1. Memeriksa bahan baku dan bahan tambahan sebelum dipakai.
  2. Memantau proses produksi agar tidak bersinggungan dengan bahan nonhalal.
  3. Memastikan peralatan, tempat produksi, dan penyimpanan tetap sesuai ketentuan.
  4. Mencatat temuan dan menindaklanjutinya dengan perbaikan.
  5. Menjadi penghubung antara perusahaan dan auditor halal.

Peran penyelia halal bersifat berkelanjutan. Tidak berhenti setelah dokumen selesai disusun.

Tanggung Jawab Penyelia Halal dalam SJPH

Dalam Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), penyelia halal bertanggung jawab agar komitmen halal perusahaan benar-benar diterapkan di lapangan, bukan berhenti di dokumen. SJPH adalah sistem terpadu yang disusun perusahaan untuk menjaga kesinambungan kehalalan produk.

Pengawasan bahan dan proses

Penyelia memastikan tidak ada bahan baru atau perubahan pemasok yang masuk tanpa dicek kehalalannya. Pengawasan proses produksi dilakukan berkala, bukan hanya menjelang audit.

Dokumentasi dan pencatatan

Dokumentasi dan pencatatan penyelia halal menjadi bukti bahwa PPH berjalan. Catatan pembelian bahan, pemeriksaan produksi, dan tindak lanjut temuan harus rapi dan mudah ditelusuri.

Pendampingan audit LPH

Saat pemeriksaan, penyelia halal mendampingi auditor, menunjukkan area produksi, dan menjawab pertanyaan teknis. Peran ini berbeda dengan auditor. Rinciannya ada di artikel tentangperbedaan peran penyelia dan auditor halal.

Tugas Penyelia Halal di UMKM dan Industri Besar

Inti tugasnya sama, tetapi skala kerjanya berbeda. Pada tugas penyelia halal di UMKM, satu orang sering merangkap banyak peran.

Di industri besar, pekerjaannya lebih terstruktur dan melibatkan banyak divisi.

Tabel berikut membantu membandingkan job desk penyelia halal di kedua skala usaha.

Aspek UMKM Industri besar
Cakupan tugas Pengawasan langsung, sering merangkap peran lain Fokus pada PPH, berkoordinasi lintas divisi
Pengawasan Dilakukan langsung di dapur/lokasi produksi Terjadwal dan melibatkan beberapa lini
Dokumentasi Sederhana, tetapi harus konsisten Lebih rinci dan sistematis
Koordinasi Dengan pemilik usaha Dengan manajemen, produksi, dan pengadaan

 

Kapan Penyelia Halal Perlu Mengikuti Pelatihan?

Penyelia halal sebaiknya mengikuti pelatihan sebelum mulai bertugas, supaya paham alur PPH, dokumentasi, dan peran saat audit. Cek dulu ketentuan resmi terbaru tentang kebutuhan pelatihan penyelia halal. Kamu bisa juga berkonsultasi dengan Admin kami secara gratis seputar penyelia halal

Perlu dibedakan tiga hal. Sertifikat pelatihan diberikan lembaga penyelenggara sebagai bukti mengikuti pelatihan. Sertifikat halal menyatakan kehalalan produk. Registrasi atau kompetensi resmi mengikuti ketentuan pemerintah. Ketiganya tidak sama dan tidak saling menggantikan.

Jika ingin belajar terstruktur, lihatpelatihan penyelia halal di Yogyakarta.

Siap Jadi Penyelia Halal yang Profesional?

Tugas dan tanggung jawab penyelia halal mencakup pengawasan PPH, dokumentasi, dan pendampingan audit secara berkelanjutan. Untuk rujukan resmi, cekBPJPH.

Jika ingin menyiapkan penyelia halal di perusahaan Anda, hubungi tim kami untuk informasi pelatihannya.


FAQ Tugas dan Tanggung Jawab Penyelia Halal

Apakah penyelia halal bertanggung jawab atas sertifikat halal?

Penyelia halal bertanggung jawab menjalankan dan mengawasi PPH di perusahaan. Penerbitan sertifikat halal tetap melalui proses resmi BPJPH dan LPH, sehingga penyelia tidak menerbitkannya sendiri.

Apakah tugas penyelia halal berhenti setelah sertifikat terbit?

Tidak. Pengawasan PPH, pencatatan, dan tindak lanjut perbaikan berlanjut selama produk beredar, agar kehalalan produk tetap terjaga secara konsisten.

Apakah penyelia halal harus karyawan tetap?

Ketentuan status penyelia halal mengacu pada aturan resmi yang berlaku. Perusahaan sebaiknya memeriksa langsung ke sumber BPJPH sebelum menunjuk seseorang.

Siapa yang menunjuk penyelia halal di perusahaan?

Umumnya pimpinan perusahaan menunjuk penyelia halal dari pihak internal yang dipercaya mengawasi PPH. Pastikan penunjukan sesuai ketentuan terbaru BPJPH.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *